Jumat, 13 Desember 2013

My Missing Rainbow

29 Agustus 2013 pukul 20:23

Bulukumba 29/08/13

Mendung sore itu bagai gemuruh.
Pelangiku lenyap terbias rona.
Berganti cahaya di ujung dunia.
Kini pelangiku berpijak pada dunia baru.
Cahayanya merona di ufuk barat.
Senyum panjang hiasi dunia itu.
Hingga hujan basahi bumiku.
Gelap ini berganti rona cahaya.
Kala awan selimutiku
Dari terik dan hujan.
Awanku kini adalah tameng tanah lapuk.
Berganti gulita dalam kala ia menjauh.
Aku membutuhkannya dalam kehausan warnaku.
Namun hanya putih yang ia berikan.
Suci awanku renungi kehausan warna warni itu.

Kala semburat,
Mentari menghiasi,
Lembayung tersirat.
Sejak itu,kurindu biasan warna.
Kulihat ujung dunia tuk penuhi hasrat.
Pelangiku,tetaplah berwarna.

Senyum teduh awanku,
Namun tak secerah pelangi namun ia tulus.

Kemarau gersang diujung tahun.
Langit biru dan hamparan awanku,namun tak ada pelangi lagi.

Mejikuhibiniu.
Aku merindukanmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar